AKSI

Cetak

Komitmen Berikan Layanan Terbaik

 Balikpapan, djpbn.kemenkeu.go.id - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan, Rabu (27/1) kemarin, meraih penghargaan Sertifikat ISO 9001:2008-Sistem Manajemen Mutu dari British Standards Institute (BSI). Penyerahan penghargaan itu, sekaligus launching penerapan sertifikasi tersebut. Sertifikasi diberikan oleh perwakilan BSI Grup Indonesia, Nailis Sa’adah kepada Kepala KPPN Balikpapan, Rohaniah. Disaksikan Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Ditjen Perbendaharaan Sudarto, Asisten II Sekprov Kaltim M. Sya’bani, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim Ade Rohman, perwakilan BPKB Kaltim, perwakilan KPPN daerah, instansi vertikal dan kepala SKPD. Tak terkecuali Walikota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Madram Muchyar. Direktorat Jendral Perbendaharaan saat ini berusaha menjadi lokomotif terciptanya suatu tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dinamis, dan mengedepankan fungsi pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan reformasi birokrasi Kementrian Keuangan, salah satu usaha untuk menjamin agar hal tersebut dapat berjalan sesuai target yang direncanakan, baik dari kerangka waktu maupun dari sisi kualitas diperlukan penjaminan mutu. “Ini juga sebagai bagian dari quality assurance dari reformasi birokrasi serta pengakuan atas layanan public terbaik yang memenuhi standar pelayanan public kepada mitra kerja di wilayah kerjanya melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008”, kata Sudarto Pasca sertifikasi ISO. KPPN Balikpapan diharapkan terus melalukan peningkatan kualitas pelayanan kepada publik melalui perubahan pola pikir, disiplin, dan budaya kerja, penyediaan prasarana dan sarana kerja dan fasilitas pendukung lainnya yang memadai termasuk manajemen kinerja sehingga kualitas pelayanan publik selalu dapat ditingkatkan sesuai dengan tuntutan masyarakat. “Diharapkan seluruh pejabat dan pegawai KPPN Balikpapan dapat terus meningkatkan kinerja layanannya dengan tetap memegang teguh nilai-nilai Kementerian Keuangan”, kata Ade Rohman. "Untuk itu kedepan, lanjut Ade, sertifikat ISO ini juga dapat di raih 4 KPPN lainnya yakni KPPN Samarinda, Tanjung Redeb, Tarakan dan Nunukan. “Khusus KPPN Samarinda, rencananya tahun 2016 akan kami dampingi untuk bisa meraih sertifikat tersebut”, ungkapnya Terpisah, Nailis mengatakan, sertifikat ISO yang diperoleh KPPN Balikpapan telah melalui proses audit yang ketat baik audit internal maupun eksternal yang dilakukan badan sertifikasi international BSI Grup Indonesia. “Proses auditnya ada dua kali, dilakukan tidak lebih satu bulan dengan kriteria sesuai klausul SOP yang dijalankan. Dan ada 17 daerah lainnya yang juga ikut audit. ”Pungkasnya Sementara Rohaniah menegaskan, keberhasilan penerapan sistem manajemen mutu ISO pada KPPN sangat dipengaruhi komitmen seluruh pegawai KPPN dan dukungan penuh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim serta kantor pusat Ditjen Perbendaharaan dalam rangka menjaga kualitas layanan dan berjalannya sistem pengendalian internal yang optimal “Sertifikasi ISO yang diraih merupakan hasil kerja segenap pegawai yang telah melaksanakan evaluasi gap analysis, pelatihan dan persiapan, pengembangan sistem impelementasinya, serta audit internal dan tinjauan manajemen komitmen dalam menjaga performance dari layanan yang diberikan kepada stakeholder telah mendorong kualitas layanan KPPN untuk pengelolaan keuangan negara yang baik”, katanya Menurut Rohaniah, memberikan pelayanan terbaik telah menjadi keseharian dan budaya kerja KPPN Balikpapan. Kinerja baik dari KPPN Balikpapan telah menudukung pembangungan daerah dari sisi kelancaran penyaluran APBN. “KPPN Balikpapan selalu berkomitmen penuh melaksanakan pelayanan kepada stakeholder dengan selalu menjujung tinggi nilai-nilai kementrian keuangan, serta meningkatkan kepatuhan terhadap proses bisnis dan SOP yang telah ditentukan,” pungkasnya. Pada kesempatan tersebut, Walikota Balikpapan dan Asisten II Sekda Provinsi Kaltim berharap seluruh Kantor Instansi Vertikal dan SKPD di wilayah Kaltim bisa mencontoh keberhasilan KPPN Balikpapan dengan meningkatkan kualitas  layanannya.

Penyerahan ISO 9001-2008 Pada KPPN Balikpapan

Oleh :Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalimantan Timur

 

Cetak

Undangan Sosialisasi Perdirjen Perbendaharaan Tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara Akhir Tahun Anggaran 2014

Cetak

Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian Keuangan Tahun 2014 Pada Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Balikpapan

 

  Penilai 1  Hari Kamis tanggal 11 September 2014 Tim Penilai Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian Keuangan Tahun 2014 melakukan penilaian pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Balikpapan. Tim Penilai terdiri dari Kepala Biro Umum Kemenkeu Achmad Saefudin, Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Kemenkeu Charmeida Tjokrosuwarno dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak Awan Nurmawan Nuh.

   Kegiatan penilaian Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) Kementerian Keuangan Tahun 2014 untuk pertama kali dilakukan di Kota Balikpapan, yang juga dikenal dengan sebutan “Kota Minyak”. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balikpapan merupakan salah satu kantor pelayanan yang mewakili Ditjen Perbendaharaan untuk penilaian Kantor Pelayanan Percontohan tingkat Kementerian Keuangan. KPPN Balikpapan telah melalui beberapa seleksi mulai dari Seleksi Tahap I (Penyisihan Awal), Seleksi Tahap II (Beauty Contest) sampai dengan Seleksi Tahap III (On The Spot) dimana seleksi tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 128/KMK.01/2013 tentang Pedoman Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan di Lingkungan Kementerian Keuangan.

Penilai 8

      KPPN Balikpapan mengelola 159 DIPA dari 159 Satuan Kerja, melingkupi 3 wilayah kerja yaitu Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser, 4 Bank Operasional I, 4 Bank Operasional II dan 2 Bank Operasional III serta 24 Bank Persepsi dan 1 Kantor Pos untuk menerima penerimaan negara. Dengan motto “ Satu AKSI Sejuta Manfaat “ yang artinya Satu Pelayanan KPPN Balikpapan Aksi (Akuntabel, Komunikatif, Santun dan Ikhlas) dapat memberikan banyak manfaat bagi stakeholders. Penghargaan yang pernah diterima oleh KPPN Balikpapan antara lain juara 1 Hasil Survey Opini Kepuasan Stakeholder Tahun 2010 yang diselenggarakan oleh Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dan Tim Penilai Institut Pertanian Bogor.

 

    Beberapa inovasi yang dilakukan oleh KPPN Balikpapan meliputi penyediaan sarana dan prasarana ruangan yang nyaman bagi pegawai dan semua stakeholder yang terdiri dari ruang tunggu satuan kerja, ruang layanan, ruang customer service dan ruang middle office, ruang mini Treasury Learning Center (TLC), mesin antrian berbasis web dan banyak lagi yang lainnya. Kepada Satker yang berprestasi diberikan Kartu bebas antrian disemua loket pelayanan yaitu Kartu “KASMARAN” (Kartu Satker Prima KPPN Balikapan). Untuk Kemudahan Informasi disediakan Banner Elektronik yang memuat semua informasi tentang KPPN Balikpapan, Double Display di meja Front Office, SMS Gateway, rekon melalui e-mail, monitor penyelesaian SP2D. dan untuk peningkatan kinerja telah digunakan Aplikasi persuratan Infinity yang mendukung go green concept dengan menerapkan paperless office dan Aplikasi e-filling fast searching document untuk pengelolaan arsip dokumen.

Penilai 7

Penilai 6

 

 

 

 

 

 

 

 

   Penilaian kantor pelayanan percontohan ini merupakan bentuk pembinaan aparatur negara yang diarahkan untuk peningkatan kinerja pelayanan publik sehingga tercapai pelayanan prima.

 

Penilai 3

 

 

KPPN Balikpapan AKSI

( Akuntabel, Komunikatif, Santun, Ikhlas )

Satu Aksi Sejuta Manfaat